
Azura Devi Mayagita Guci yang akrab disapa dengan
“Azura” merupakan salah seorang wirausaha muda yang cantik dan pintar, serta
memiliki keuletan, Ia berasal dari Pematangsiantar Sumatera Utara, lahir pada tanggal
04 Desember 1996. Ayah Azura bernama Bapak Zulfa yang berprofesi sebagai
TNI-Angkatan darat, sedangkan ibu Azura bernama
Nurhayati Guci yang berprofesi sebagai PNS (Bidan). Azura anak pertama
dari 3 bersaudara.
Azura mengawali bisnis
ketika duduk dibangku SMA Negeri 2 Pematangsiantar, usaha yang iya jalankan
berupa menjual CD, menyewa CD, berjualan pulsa, berjualan sari roti. Selepas
SMA pada tahun 2014 ia meninggalkan usaha tersebut karena diterima di Institut
Pertanian Bogor, disana ia tidak memiliki siapa-siapa karena jauh dari orang
tua ia berfikir untuk hidup mandiri dan ingin mendapatkan penghasilan sendiri.
Azura memiliki mindset “lelah saat muda dan ketika tua menikmati hasil,
daripada saat muda berfoya-foya tuanya tidak enak” Ia juga mengatakan tidak
kewajiban dia yang masih berumur 18tahun untuk berpenghasilan tetapi ia sangat
mengiginkannya selain ingin berwirausaha Ia juga ingin mengubah karakter
dirinya sebagai seorang pemimpin namun ia bingung untuk berpenghasilan dari
mana, sutu hari ia berkenalan dengan kakak seniornya yang kebenaran kuliah di
IPB yang bede 3 tahun, dan disitu mereka sharing-sharing mengenai suatu usaha
dan di jelaskan mengenai PT. Melia Sehat Sejahtra yang didirikan Oleh Bapak Ir.
Ir. Sukur H. Nababan. Usaha PT.
Melia Sehat Sejahtra saat ini telah mengubah kehidupannya sebesar 1800
mulai dari karakter, hubungan kontak manusia, seberapa banyak yang dibantu.Awal
bisnis ini ia mengeluarkan modal, karena yang setiap namanya bisnis harus ada
modal dan pada usaha yang ia tekuni ini modalnya hanya sekali dalam seumur
hidup dan dapat diwariskan, konsep usaha yang ia jalankan yaitu multi level marketing dalah salah satu sistem pemasaran dengan memanfaatkan
pelanggan sebagai jaringan distribusiyang mana sistem bagi
hasil. Selain itu pada usaha ini tidak memiliki target dan Alhamdulillah dalam
waktu 1 minggu Azura balik modal sekitar 8jutaan. Awalnya ia takut memberi
tahukan orang tuanya dikampung halaman, karna ia tidak ingin orangtuanya
khawatir.
Kegiatan
berwirausaha dan kuliah ia jalani bersamaan, namun ini tidak menghambat
perkuliahannya karena ia pandai dalam memenej waktu, dari jam 07.00 pagi hingga
jam 19.00 malam mengerjakan urusan kuliah, kemudian jam 19.00 sampai jam 22.00
mengerjakan usahanya (melia). Kendala yang ia alami hanya penolakan, namun hal
itu tidak mengehentikannya dalam berwirausahaSetelah berjalan dua bulan sering
masuk SMS banking yang terhubung ke orangtuanya, dan akhirnya ia ketahuan
menjalani suatu bisnis, lalu azura memuktikan hasil usaha yang ia peroleh
kepada orangtuanya dengan membeli motor sendiri, dan akhirnya ibu Azurasendiri
bergabung dengan bisis melia tersebut. Setelah berjalan 4 bulan banyak
teman-temannya yang memanggil dengan
sebutan ratu lebah, otak dagang, tukang obat, dll tapi cemohan itu membuatnya
lebih semangat, setelah6bulan menjalani bisnis itu ia bisa bermain keluar negri
dengan uangnya sendiri tanpa meminta orang tua. Diusia 19 tahun azura sudah
bisa membeli mobil sendiri, dimana STNKnya nama diri sendiri, suatu kebanggaan
untuknya dan alasannya membeli mobil agar saat wisuda nanti dapat menjemput
orangtua yang dari kampung yang telah menyekolahkannya, selain itu azura juga memiliki
tabungan yang dihasilkan dari usahanya ini,Pada tahun 2017 akhir ia lulus dari
Institut Pertanian Bogor dengan nilai sidang yang memuaskan karena sudah
terbiasa berhadapan dengan orang-orang banyak, serta diajarkaan untuk
memenej.Saat ini Azura masih menjalani bisnis ini, karna baginya “Bisnis is my
life”